Menurut
WHO (2013), Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah penyakit saluran
pernapasan atas atau bawah, biasanya menular, yang dapat menimbulkan berbagai
spektrum penyakit mulai dari penyakit tanpa gejala atau infeksi ringan sampai
penyakit yang parah dan mematikan, tergantung pada patogen penyebabnya, faktor
lingkungan, dan faktor pejamu.
Sedangkan, menurut Kemenkes RI (2012), ISPA
adalah Infeksi saluran pernafasan yang berlangsung sampai 14 hari yang dapat
ditularkan melalui air ludah, darah, bersin maupun udara pernafasan yang
mengandung kuman yang terhirup oleh orang sehat.
ISPA
merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri atau virus (Riskesdas, 2013).
Etiologi ISPA meliputi lebih dari 300 jenis bakteri, virus dan riketsia.
Bakteri penyebab ISPA yang paling sering adalah dari genus Streptococcus,
Staphylococcus, Pneumococcus, Hemophylus, Bordetella dan Corinebacterium.
Virus penyebab ISPA antara lain adalah golongan Miksovirus, Adenovirus,
Koronavirus, Pikornavirus, Mikoplasma, Herpesvirus dan lain-lain (Erlin, 2011).
Klasifikasi
ISPA menurut Kemenkes
RI(2012) adalah :
a. ISPA ringan. Seseorang yang menderita ISPA
ringan apabila ditemukan gejala batuk, pilek dan sesak.
b.
ISPA sedang. ISPA sedang apabila timbul gejala
sesak nafas, suhu tubuh lebih dari 390 C dan bila bernafas
mengeluarkan suara seperti mengorok.
c. ISPA berat. Gejala meliputi: kesadaran
menurun, nadi cepat atau tidak teraba, nafsu makan menurun, bibir dan ujung
nadi membiru (sianosis) dan gelisah.
Penularan penyakit ISPA dapat terjadi melalui
udara yang telah tercemar, bibit penyakit masuk ke dalam tubuh melalui
pernafasan, maka penyakit ISPA termasuk golongan Air Borne Disease. Penularan
melalui udara terjadi tanpa kontak dengan penderita maupun dengan benda
terkontaminasi. Sebagian besar penularan melalui udara, dapat pula menular
melalui kontak langsung, namun tidak jarang penyakit yang sebagian besar
penularannya adalah karena menghisap udara yang mengandung unsur penyebab atau
mikroorganisme penyebab (Halim, 2013).
No comments:
Post a Comment