Setiap penulis
menyatakan akibat merokok bagi kesehatan
berbeda satu sama lain, walaupun
demikian, pada prinsipnya mempunyai banyak kesamaan.
Misalnya, merokok yang dapat dianggap sebagai factor resiko timbulnya penyakit menurut Bustam (2010), diantaranya yaitu:
Misalnya, merokok yang dapat dianggap sebagai factor resiko timbulnya penyakit menurut Bustam (2010), diantaranya yaitu:
- Batuk menahun
- Penyakit paru seperti penyakit jantung obstruktif menahun (PPOM), bronchitis dan empisema
- Ulkus peptikum
- Infertility
- Gangguan kehamilan, bias berupa keguguran, kehamilan luar rahim
- Artherosklerosis sampai penyakit jantung koroner
- Beberapa jenis kanker seperti kanker mulut, kanker paru, kanker system pernapasan lainnya, juga kanker kandung kemih, pangkreas atau ginjal.
Menurut Armstrong (1995)
menyatakan penyakit yang timbul akibat merokok antara lain:
- Penyakit jantung koroner. Penelitian para dokter terhadap kebiasaan merokok menunjukkan bahwa perokok berat di bawah usia 45 tahun mempunyai risiko 15 kali lebih besar menderita serangan jantung yang akan membunuh mereka daripada orang berusia sama yang tidak merokok.
- Thrombosis koroner atau serangan jantung terjadi apabila bekuan darah menutup salah satu pembuluh darah utama yang memasok jantung. Merokok membuat membuat darah orang itu menjadi lebih lengket dan lebih mudah membeku.
- Bronchitis. Batuk perokok merupakan tanda awal terjadinya bronchitis yang terjadi karena paru-paru dan alur udara tidak mampu melepaskan cairan lengket yang terdapat di dalam tabung bronchial yang terletak di dalam paru-paru dengan cara normal.
Sedangkan menurut
Suryoprajogo (2009), penyakit yang timbul akibat kebiasaan merokok, yaitu:
- Penyakit saluran pernapasan
- Kanker paru-paru
- Kanker payudara
- Kanker hidung dan tenggorokan
- Kanker mulut
- Kanker saluran makanan
- Kanker buah pinggang
- Ulser (bisul) perut.
No comments:
Post a Comment