Home

Tuesday, January 7, 2014

TROMBOSIS


            Trombosis  adalah proses pembentukan suatu benda yang tersusun oleh dan dari unsur-unsur darah di dalam pembuluh darah atau jantung sewaktu masih hidup (trombus).


Pembentukan dan struktur thrombus
            Normal, darah yang mengalir tetap cair karena terdapat keseimbangan tertentu yang sangat kompleks. Thrombosis terjadi karena terganggunya keseimbangan ini.
            Jika terjadi suatu kerusakan pada trombosit maka akan di lepaskan suatu zat tromboplastin. Zat inilah yang perangsang prosespembentukan beku darah. Tromboplastin akan mengubah protrombin yang terdapat dalam darah menjadi thrombin, yang kemudian bereaksi dengan fibrinogen menjadi fibrin.
Thrombus mempunyai bentuk khas, terdiri dari lapisan trombosit dan di liputi oleh lekosit, eritrosit, dan fibrin.
           
Etyologi :
ü  Perubahan pada permukaan endotel pembuluh
ü  Perubahan pada aliran darah
ü  Perubahan pada konstitusi darah

Perubahan pada permukaan Endotel
Apabila terjadi kerusakan endotel maka terjadi erubahan dalam potensial listriknya, sehingga trombosit dapat melekat pada endotel. Jaringan endotel yang rusak mengeluarkan suatu zat sehingga terjadi koagulasi darah.
jTrombosis dapat terjadi pada :
ü  Atherosclerosis, yaitu suatu kelainan degeneratif pada dinding pembuluh, sehingga intima mejadi tidak rata dan menebal
ü  Radang pembuluh darah seperti pada polyarteritisnodosa, thrombosangitis obliterans (penyakit Winiwarter-Bbuerger),
ü  Trobosis juga dapat terjadi pada endocard yang melapisi jaringan jantung yang mengalami infark myocard dan pada endocarditis
ü  Ruda paksa (trauma) meskipun tidak disertai sobekan pada pembuluh dapat menyebabkan pembentukkan thrombus

Perubahan pada aliran darah
            Bila aliran darah melambat, maka trombosit akan menepi, sehingga mudah melekat pada dinding pembuluh.  Perubahan dalam aliran darah lebih sering terjadi dalam vena daripada dalam arteri. Thrombus juga sering dalam varises, yaitu vena-vena yang melebar.
Varises sering ditemukan pada :
ü  Vena-vena tungkai bawah yang superficial
ü  Plexus pampiniformis
ü  Plexus hemorrhoidalis
ü  Ujung dista esophagus

Perubahan pada konstitusi darah
            Perubahan dalam jumlahdan sifat trombositdapat mempermudah thrombosis.
Trombosit yang mudah melekat juga ditemukan pada keadaan lain seperti :
ü  Infark paru-paru
ü  Tumor ganas
ü  Thrombophlebitis
ü  Thrombophlebitis esophagus

Thrombus juga sering terjadi pada vena yang terbendung akibat desakkan tumor; pada jantung,akibat perubahan aliran karena stenosis mitralis.

Perubahan pada konstitusi darah
            Perubahan dalam jumlah dan sifat trombosit dapat mempermudah thrombosis.
Trombosit yang mudah melekat di temukan pada keadaan, seperti :
ü  Pembedahan dan masa nifas (puerperium)
ü  Infark paru-paru
ü  Tumor ganas
ü  Thrombophlebitis
ü  Thromboangiitis obliterans
Thrombosis terjadi pada berbagai penyakit darah seperti polycythemia dan pada penyakit yang disertai sludged blood (sel-sel darah bergumpal-gumpal).
            Pada tumor ganas, sering terjadi thrombus yang disebabkan karena sel-sal tumor ganas membentuk tromboplastin, pada berbagai tempat dalam vena, arteriol, kapiler, dan katup-katup jantung.

Macam-macam bentuk thrombus

ü  Occlusive thrombus : Thrombus yang menyebabkan lumen pembuluh tersumbat
ü  Propagating thrombus : Masa yang di bentuk sepanjang pembuluh yang terbendung dan merupakan perpanjangan thrombus
ü  Sadle atau riding thrombu : Thrombus dapat memanjang dan masuk ke dalam cabang pembuluh
ü  Mural atau pariental thrombus : Thrombus dengan bagian yang melekat pada dinding pembuluh dan dan bagian yang terlepas seolah-olah berenang dalam darah tanpa menyebabkan oklusi pembuluh
ü  Pedunculated thrombus : Thrombus mural dalam jantung kadang-kadang bertangkai panjang
ü  Ball thrombus : bila thrombus terlepas dan hanyut terbawa aliran darah ,karena besar dapat tersangkut dan tidak dapat melewati ostium

Akibat-akibat thrombosis
Thrombus yang terbentuk dalam vena, menimbulkan :
ü  Stasis darah
ü  Bendungan pasif
ü  Edema dan kadang-kadang nekrosis
Thrombus dalam arteri, menimbulkan :
ü  Iskhemi
ü  Nekrosis
ü  Infark atau gangrene
Thrombus atau bagian-bagiannya dapat terlepas dan menjadi embolus, hanyut terbawa oleh aliran darah, akhirnya tersangkut dan menimbulkan gangguan sirkulasi pada tempat-tempat yang lebih ferifer, sehingga terjadi :
ü  Nekrosis
ü  Radang atau infeksi (pada thrombus septic)

ü  Kematian mendadak (pada penyumbatan coronaria). 

No comments:

Post a Comment