Home

Friday, January 10, 2014

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT (SIMRS)


ü  SIMRS merupakan sistem komputerisasi yang memproses dan mengintegrasikan seluruh alur proses bisnis layanan kesehatan dalam bentuk jaringan koordinasi, pelaporan dan prosedur administrasi untuk memperoleh informasi secara cepat, tepat dan akurat.

ü  Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dirancang untuk penggunaan multi user yang saling terintegrasi (team work), dimana terdapat pembagian hak akses untuk setiap kelompok pengguna berdasarkan modul, menu dan fitur-fitur yang terdapat pada aplikasi SIMRS.
ü  Antar muka aplikasi SIMRS berbasis web merupakan sarana pendukung yang sangat penting untuk membantu kegiatan operasional rumah sakit.
ü  Seorang Administrator aplikasi yang bertugas untuk mengelola pembagian hak akses pengguna, pemeliharaan database serta proses update aplikasi jika terdapat penambahan / perbaikan fitur yang terdapat pada aplikasi SIMRS
ü  Modul yang terdapat pada aplikasi SIMRS adalah :
1.      Modul Beranda (Home Page)
2.      Modul Master
3.      Modul Admisi
4.      Modul Rekam Medis
5.      Modul Rawat Jalan
6.      Modul IGD
7.      Modul Rawat Inap
8.      Modul OK / VK
9.      Modul RR (Recovery Room)
10.  Modul Penunjang Medis (Laboratorium, Radiologi, Elektromedik
dan Fisioterapi)
11.  Modul SDM
12.  Modul Kasir
13.  Modul Farmasi
14.  Modul Keuangan
15.  Modul Pengaturan
ü  Keuntungan SIMKES pada Rumah Sakit:
1.      Dapat memantau perkembangan Rumah Sakit secara akurat dan tepat.
2.      Dapat meningkatkan pelayanan dibidang kesehatan kepada masyarakat.
3.      Dapat menyimpan data base Rumah Sakit mulai dari Pasien, Karyawan yang terdiri dari Data Rumah Sakit, data administrasi,data Aset Rumah Sakit dan lain-lain
4.      Dapat mengangkat brand image Rumah Sakit tersebut secara tidak langsung dengan memiliki fasilitas modern
5.      Dapat mengurangi beban kerja sub-bagian rekam medis dalam menangani berkas rekam medis mulai dari sub-bagian yang paling direpotkan yaitu coding,indexing,filling dan lain-lain.
ü  5 komponen utama guna menunjang terlaksanana penerapan sistem informasi yang benar dan sesuai kebutuhan:
1.      Software
2.      Hardware
3.      Networking (Jaringan LAN, Wireless dan lainnya)
4.      SOP (Standar Operasional Prosedur)
5.      Komitment
6.      SDM
ü  Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat untuk menyongsong Indonesia Sehat.
ü  Berikut hal-hal yang harus diperhatikan agar Sistem Informasi Manajemen yang dibuat dapat teraplikasikan dengan sukses :
1.      Development Master Plan
2.      Integrated
3.      Development Team
4.      Teknologi Informasi
ü  Kendala-kendala yang sering terjadi dilapangan saat implementasi adalah:
1.      Ketidak siapan rumah sakit dalam menerapkan sistem informasi yang terintergrasi dan berbasi kmputer.
2.      Penyajian data yang belum semua menjadi data elektronik yang akan memudahkan pada proses migrasi data.
3.      Komitment yang dilaksanakan secara bersamaan dan menyelur sehingga menimbulkan kekacaun pada data transakit.
4.      Koordinasi antar unit bagian yang terkesan mementingkan unit masing-masing.
5.      Berubah-ubahnya kebijakan.
6.      Mengubah pola kerja yang sudah terbiasa dengan manual ke komputerisasi.
7.      Pemahaman yang belum merata antara SDM terkait,
8.      dan lain-lain


No comments:

Post a Comment